5 Manfaat Bermain Puzzle

5 Manfaat Bermain Puzzle

Sejalan dengan tumbuhnya empati dalam diri anak, Ayah Ibu bisa mulai membiasakan anak untuk berbagi dengan orang lain yang membutuhkan, misalnya dengan berbagi takjil. Saat si Kecil berlatih berpuasa, ia juga secara tidak langsung belajar untuk disiplin, khususnya dalam hal ibadah. Misalnya dengan mengajak anak untuk bangun sahur dan berhenti makan minum setelah adzan subuh berkumandang, lalu berbuka saat adzan magrib dan melakukan salat tarawih setelah adzan isya. Menurut laman Rumah Sakit Anak Universitas Gadjah Madaanak berusia tujuh tahun umumnya memerlukan waktu selama 4-6 jam untuk mencerna makan. Hal ini berbeda dengan orang dewasa yang memerlukan waktu lebih lama dalam mencerna makanan, serta mampu mempertahankan metabolisme tubuh dengan lebih lama.

Ini cukup membantu dan juga ampuh dalam membuat anak terlatih untuk lebih bersabar. Menunda keinginan Anak juga bisa dilakukan untuk melatih kesabaran Anak. Berikan alasan yang masuk akan agar anak bisa mengerti meskipun pada awalnya cukup sulit. Dengan melakukan hal di atas, anak pun terlatih untuk tidak memaksakan keinginannya, belajar menunggu saat meminta sesuatu kepada orangtuanya yang sedang melakukan hal lain. Mengajarkannya kesabaran akan sangat baik untuk tumbuhkembangnya hingga dewasa lho. Namun yakinlah jika orangtua berpikir positif dan mempu mengendalikannya, maka dengan begitu akan lebih mudah menghadapi anak dan membuat kesabaran pun terus tertanam dalam diri.

Saat melatih kesabaran anak, orang tua bisa mengucapkan kalimat-kalimat jenaka, yang pada intinya meminta mereka untuk bersabar sebentar. Kalimat pengingat yang disampaikan dengan santai dan jenaka akan menempel di benak si kecil, sehingga ia akan ingat untuk selalu sabar. Dengan merespons perilaku anak lebih tenang, Anda sedang mengajarkan anak bahwa ia bukan satu-satunya pusat perhatian.

Dan biasanya kedua hal itu hanya akan datang saat ada perayaan tertentu. Ajarkan dia untuk menunggu perayaan itu datang dengan sabar. Bahwa dia akan segera mendapatkan hadiah kalau dia mau sabar menunggu.

Masalahnya, jika Anda sedang berada di antrian dengan si kecil yang tidak sabaran, bisa jadi ia akan berteriak-teriak dan membuat Anda merasa malu atau tidak enak dengan orang lain. Daripada Anda hanya bisa marah-marah yang justru dibalas dengan tangisan, Anda harus belajar cara melatih kesabaran anak. Menumbuhkan sikap sabar pada anak membutuhkan latihan terus menerus.

Bersyukur bisa menjalankan ibadah dengan lebih tekun karena banyak di rumah, dan lain sebagainya. Tak kalah penting, rasa syukur itu kita wujudkan dengan menjalankan aneka protokol untuk saling menjaga. Ini adalah tentang kedisiplinan dan rasa saling melindungi.

Melatih kesabaran pada anak

Kita hidup di dunia ini ditakdirkan menghadapi ujian dan cobaan hidup, tidak ada pilihan kecuali kita harus menghadapinya dengan sabar. Lomba yang biasanya dilakukan dalam kelompok ini bagus sekali untuk mengembangkan kecerdasan sosial anak. Balap karung sebaiknya diikuti anak usia 6 tahun ke atas. Balap karung melatih kekuatan kaki dan keseimbangan anak. Selain itu, anak juga dapat belajar menguasai kecepatan dan ketangkasan gerak tubuhnya agar tidak jatuh maupun didahului orang lain.

Sabar bukan hanya soal menunggu giliran atau menunggu hal yang kita inginkan. Sabar lebih pada kemampuan untuk menunggu dengan tenang (misalnya tidak teriak-teriak). Oleh karena itu jadilah contoh yang baik misalnya ketika menunggu antrian bersama anak.

Menumbuhkan sikap sabar pada anak memang membutuhkan latihan terus menerus. Sebenarnya, cara melatih kesabaran anak cukup mudah, berikan kesempatan pada anak Anda untuk berlatih sabar dan menunggu. Para peneliti menemukan bahwa anak yang sabar menunggu adalah anak-anak yang memiliki kemampuan untuk mengalihkan perhatian. Misalnya, dengan bernyanyi atau melakukan aktivitas seru di depan cermin saat mereka harus menunggu sesuatu. Anak-anak seringkali selalu ingin buru-buru dan tidak sabaran, semua kegiatan inginnya dilakukan cepat dan mereka selalu mengeluh apabila menunggu terlalu lama.

Comments are closed.