8 Cara Mengatasi Anak Susah Makan Yang Perlu Diketahui Orang Tua

8 Cara Mengatasi Anak Susah Makan Yang Perlu Diketahui Orang Tua

Bunda juga bisa mengenalkan jenis makanan baru yang disajikan bersamaan dengan makanan favoritnya. Selain itu, hindari waktu makan yang berdekatan dengan waktu tidur, karena rasa lelah juga dapat memengaruhi minat Si Kecil mencoba makanan baru. Orang tua memang pihak yang bertanggung jawab dan memiliki kontrol untuk mengatur makanan apa yang harus dimakan anak. Namun, anak-anak juga punya keinginan untuk menentukan apa yang ingin ia masak.

Jadwalkan waktu makan dengan teratur agar si kecil terbiasa dengan waktu makannya. Semakin umurnya bertambah, si kecil gemar bereksplorasi dengan lingkungannya. Aktivitasnya semakin banyak dan ini mungkin membuatnya sulit untuk duduk manis dan makan dengan tenang.

Mengapa anak-anak susah untuk makan

Menurut dr Prapti Utami MSi, pemerhati herbal, perihal anak susah makan harus dilihat bagaimana kebiasaannya di rumah. Saat ada orangtua yang konsultasi, dia memulainya dengan mempelajari latar belakang dan perspective si anak susah makan. Pada umumnya, anak jadi enggak doyan makan karena terlalu banyakan ngemil makanan yang gurih dan manis. Berikan makanan sehat dan lezat dengan tampilan yang menggugah selera makan balita meski Anda butuh usaha lebih untuk mencari resepnya. Namun tetap perhatikan porsi makan anak sesuai dengan usianya. Berikan si kecil camilan sehat di antara jam makannya, seperti keju, yoghurt, potongan buah, irisan daging, atau biskuit gandum yang dilapisi selai kacang.

Jadi usahakan Moms membuat tampilan makanan semenarik mungkin ya. Moms bisa membuat makanan dengan tampilan yang lucu atau beri nama yang lucu agar mereka tertarik untuk memakannya. Bentuklah wajah dan sosok yang menarik dari pilihan makanan bergizi. Atau jika memungkinan, jadikan kegiatan makan sebagai proyek bersama si kecil.

Misalnya saja hari senin menu sayur dengan telur mata sapi, maka hari selasa menunya harus berbeda. Ibu bisa menyajikan menu sayur dengan tahu tempe dan lain sebagainya. Selain itu, mampu membantu penyerapan zat besi di dalam tubuh. Zat besi inilah yang menghasilkan sel darah merah guna mencegah anemia dan meningkatkan nafsu makan. Pada usia di atas 1 tahun, anak memerlukan vitamin C sekitar mg/ hari.

Atau mereka mungkin melakukan hal yang sebaliknya yaitu makan secara berlebih dan mungkin terlalu banyak. Untuk anak-anak yang berada dalam fase memilih-milih makan, memaksa justru anak-anak akan mengganggu nafsu makan anak, sebab anak akan terasa kenyang lebih awal. KONTAN.CO.ID – JAKARTA.Anak susah makan merupakan hal yang umum terjadi. Namun, jika hal itu terus berlanjut dalam jangka waktu yang lama, tentu saja kondisi kesehatan anak menjadi terganggu. Maka dari itu, cobalah berbagai macam cara mengatasi anak susah makan. Di sisi lain, selain preferensi akan jenis makanan, Anda juga harus memperhatikan masalah lain dalam hal anak yang susah makan.

Hal ini karena makanan cepat saji kebanyakan tidak mengandung gizi yang cukup untuk tumbuh kembang anak balita. Anak susah makan merupakan permasalahan yang sering dikeluhkan orang tua, terutama para ibu. Berbagai cara seolah tidak berhasil dilakukan untuk mengatasi anak yang sulit makan. Bahkan tak jarang para ibu menjadi tertekan dan stress dalam menghadapi buah hatinya.

Bahkan masalah sulit makan ini bisa memberi dampak negatif pada anak. Lebih lanjut Tatang juga menjelaskan beberapa cara yang bisa dilakukan sebagai langkah awal mengatasi anak balita susah makan. Jika Anda termasuk ibu yang tidak ingin tumbuh kembang sang anak terganggu, cobalah untuk membuat variasi menu dari menu yang selama ini Anda buat untuk anak.

Comments are closed.