Eight Langkah Membuat Anak Cerdas

Eight Langkah Membuat Anak Cerdas

Lakukan beberapa hal ini untuk membentengi anak dari kejahatan seksual di dunia maya maupun di lingkungan rumah dan sekolah. Namun, pembelajaran STEAM tidak bisa hanya diserahkan kepada pihak sekolah. Butuh dukungan dan bantuan dari pihak orang tua untuk berpartisipasi merangsang tumbuhnya minat anak belajar STEAM. Jadi, konteks Madrasah sesungguh memiliki perbedaan yang mendasar dibanding metode Pesantren. Akan tetapi perkembangan Madrasah hari ini telah mengalami perkembangan yang cukup berarti di mana integrasi sistem Madrasah dan Pondok Pesantren digabungkan sekaligus sehingga munculah sekolah-sekolah seperti Pondok Modern, sekolah Islam terpadu dan sebagainya. Madrasah yang didirikan di Jawa atau di luar Sumatera, tepatnya di Ranah Minang yang terbanyak munculnya pendidikan Madrasah adalah fotokopi pendidikan Belanda, namun tentu saja dibedakan dengan hadirnya ilmu-ilmu keislaman di dalamnya.

Sifatnya yang kritis membuat anak indigo juga mempertanyakan banyak hal di sekitarnya. Diulas berdasarkan beberapa sumber, berikut ini penjelasan ciri-ciri anak indigo yang bisa Moms ketahui. Maksud pertanyaan tersebut sebenarnya adalah, seberapa besar kamu mengenali diri sendiri?

Cara untuk menanggapi pertanyaan kritis dari anak

Hindari penjelasan yang berbelit-belit karena yang dibutuhkan si kecil adalah jawaban dan penjelasan sederhana dengan bahasa yang sesuai kemampuan berpikirnya. Jika masih ragu-ragu dengan jawaban yang akan diberikan, jangan bersikap “sok tahu”. Alih-alih mendapat jawaban yang tepat, anak justru menelan informasi yang ternyata salah. Singkat kata, orang tua harus jujur atau terus terang kalau tak bisa menjawab. Keharmonisan keluarga dapat terwujud apabila pasangan suami dan istri mampu memahami hak dan kewajiban masing-masing, dan menjalankan peran, tugas dan fungsi secara seimbang. Suami dan istri saling membantu dan membagi waktu untuk melakukan pekerjaan rumah tangga termasuk dalam mendampingi anak yang sedang belajar di rumah.

Tekankan kepada anak bahwa proses kematangan seksual setiap individu itu berbeda-beda. Bantu anak untuk memahami bahwa meskipun secara fisik ia sudah dewasa, aspek kognitif dan emosionalnya belum dewasa untuk berhubungan intim. Katakan bahwa alat kontrasepsi berguna bagi pasangan suami istri untuk mengatur atau menjarangkan kelahiran. Dunia pendidikan baru-baru ini dikejutkan dengan peristiwa pelecehan seksual yang terjadi di Jakarta International School . Hal ini disusul dengan sederetan kasus serupa diberbagai wilayah di Indonesia seperti Medan, Surabaya, Sukabumi, Cianjur dan daerah lain yang tidak sempat mengemuka. Peristiwa pelecehan seksual tersebut menjadi tamparan yang kuat bagi guru/konselor.

Saat masih kecil, ar-Razi tertarik untuk menjadi penyanyi atau musisi tapi dia kemudian lebih tertarik pada kimia dan pada umurnya yang ke-30, ar-Razi memutuskan untuk berhenti menekuni bidang kimia dikarenakan berbagai eksperimen yang menyebabkan matanya menjadi cacat. Kemudian dia mencari dokter yang bisa menyembuhkan matanya, dan dari sinilah ar-Razi mulai mempelajari ilmu kedokteran. Dia belajar ilmu kedokteran dari Ali ibnu Sahal at-Tabari, seorang dokter dan filsuf yang lahir di Merv. Dahulu, gurunya merupakan seorang Yahudi yang kemudian berpindah agama menjadi Islam setelah mengambil sumpah untuk menjadi pegawai kerajaan dibawah kekuasaan khalifah Abbasiyah, al-Mu’tashim. Khuttab adalahtempat anak-anak belajar menulis, membaca, dan menghafal al Quran serta belajar pokok-pokok ajaran Islam.

Dengan mengenal kemampuan anak, kita dapat membantunya bila mendapat kesulitan sehingga belajar anak tersebut menjadi optimal. Pengalaman dan opini remaja seputar seksualitas, tubuh dan reproduksi adalah pengalaman khas masing-masing pribadi yang sangat kaya dan beragam. Keragaman ini adalah bahan uatama dalam pembelajaran pendidikan seks. Pendekatan partrisipatoris adalah pendekatan belajar yang mensyaratkan partisipasi aktif dari peserta didik. Dalam menyampaikan layanan guru atau konselor akan mengajak peserta didik berpartisipasi melalui metode yang manarik, seperti permainan, diskusi, dan lain lain. Membuka ruang bagi seluruh peserta didik untuk terlibat aktif dalam layanan adalah mutlak.

Comments are closed.