Kiat Menghadapi Anak Yang Suka Melawan Dan Kurang Ajar

Kiat Menghadapi Anak Yang Suka Melawan Dan Kurang Ajar

Misalnya anak mendadak kesal ketika Bunda menyuruhnya mandi, maka Bunda bisa mengajak Si Kecil mandi dengan Cussons Kids Naura Limited Edition Series yang membuat waktu mandi jadi lebih menyenangkan. Hindari juga langsung menuruti atau langsung menolak apa pun yang anak inginkan. Ini untuk melatih Si Kecil lebih sabar dan juga memberi waktu agar Bunda bisa menenangkan diri. Usahakan Bunda tetap tenang dan tak terbawa emosi agar bisa berpikir jernih. Awasi Si Kecil baik-baik, berikan ia ruang dan kesempatan untuk meluapkan emosinya tapi tetap pastikan anak aman.

Banyak orangtua yang merasa perlu untuk membanjiri anak mereka dengan program-program pendidikan. Hal yang justru membuat anak berkembang di usia 3-5 tahun adalah bermain, begitulah menurut psikolog dan penulis ‘Playful Parenting’, Lawrence J. Cohen, PhD. Mereka pun jadi lebih bersikap manis dan tenang karena tahu apa yang akan terjadi,” tambahnya. Jangan kaget ya, Bu, kalau si Kecil mulai memiliki keinginan sendiri. Bahkan terkadang ia akan ngotot dan keinginannya harus terpenuhi. Oleh karenanya Ibu bisa mengajak si Kecil berdiskusi dan meminta pendapatnya dengan cara yang benar.

Coba duduk tanpa banyak pertanyaan dan lebih mendengarkan apa yang ingin dibicarakan anak. Lumrah jika anak praremaja lebih suka bergantung pada teman daripada orangtua. Anda sebaiknya jangan terlalu mengambil hati atas penolakan atau sikapnya yang cuek. Catherine Steiner-Adair, seorang ahli psikologis dari Harvard, mengatakan bahwa anak akan mulai memiliki rahasia dalam masa ini.

Misalnya saat anak menolak makan di jam makan, sulit tidur, ingin terus bermain atau display screen time, memang menunjukkan kesan bahwa mereka tidak menurut dengan perintah orang tua. Namun jika ditelusuri lebih dalam, mereka memang sedang berada di fase eksplorasi. “Sangat penting bagi orang tua mencontohkan perilaku yang diharapkan dari anak. Anak-anak belajar dengan meniru apa yang dilihatnya, terutama di rumah,” kata Gail Gross, seorang psikolog keluarga di Houston. Anak membantah tidak selalu merupakan ekspresi perasaan anak pada orang tua, alasannya mungkin berakar pada sesuatu yang tidak terkait dengan orang tua.

Ketika mereka baik, mereka tidak akan memperhatikan apapun tentangmu. Anda hanya harus memberikan rasa hormat atas semua perbedaan tersebut, sehingga Anda tidak akan dilanda banyak perasaan dan pikiran negatif yang tidak baik bagi kehidupan Anda. Karena perbedaan itulah, Anda harus bisa selalu menjaga diri dan kesopanan. Tidak semua yang menurut Anda baik akan dipandang baik juga oleh orang lain. Mulai hari ini belajar untuk mengikhlaskan apa yang telah terjadi.

Anda juga dapat mendiskusikan makna serta hal-hal yang dapat diambil sebagai pembelajaran dan mana hal yang sebaiknya tidak ditiru. Orangtua yang terlalu penuh kritikan dan penghakiman akan semakin membuat anak menjauh. Para ahli mendidik anak menyatakan bahwa anak praremaja sangat memperhatikan bagaimana pandangan orangtua terhadap keadaan sekelilingnya. Tips mendidik anak praremaja yang satu ini membutuhkan pendekatan yang tidak langsung. Jangan membombardir anak dengan rentetan pertanyaan langsung.

Karena itu, Rasulullah memperlakukan Sayyidina Anas sebagai anak kecil, bukan sebagai orang dewasa, sehingga apapun kesalahan yang dilakukannya, ia tidak menyalahkannya, tapi memberinya contoh yang benar. Nasihat dan kata-kata memang berarti, tapi bagi anak-anak, contoh keteladanan jauh lebih terasa artinya. Ini bisa dilihat dari sekian banyak riwayat yang menceritakan bagaimana Rasulullah bergaul dengan anak kecil, baik cucunya sendiri, maupun orang lain, termasuk Sayyidina Anas. Psikolog Anak June Thompson, dalam bukunyaToddler Care, Pedoman Merawat Balitamengatakan seorang anak yang sangat gaduh atau menangis keras, tidak sama dengan anak hiperaktif. “Ini sama dengan anak yang baru bangun tidur di pagi hari dan memiliki energi yang sangat besar,” ujar June, dalam bukunya “Toddler Care” yang disulihbahasakan oleh Dokter Novita Jonathan.

Bagaimana cara untuk memberi tahu anak dengan sabar

Bila orang tua selalu berusaha membuat hidup anak serbamudah dengan menuruti semua kemauannya dan berusaha membuat anak selalu bahagia, maka orang tua itu justru merusak anak. saat pelajaran akan segera berakhir waktunya, maka terapkan teknik closing belajar yang benar, agar murid-murid tidak mudah melupakan poin apa saja yang telah mereka pelajari hari ini. ulangi kembali poin pembelajaran tadi, secara garis besar agar murid-murid kita tetap mengingatnya dan juga mulai memahaminya. beritahukan tentang materi yang akan dibahas selanjutnya di pertemuan berikutnya. sarankan murid-murid untuk membaca poin penting pelajaran berikutnya sebelum kelas dimulai. Kewajiban orang tua terhadap anak yang harus dipenuhi ialah memberi nafkah dan makanan yang halal.

buat mereka menjadi bertanya-tanya agar mereka lebih mudah mengerti dan memahami sebenarnya bagaimana menyelesaikan pertanyaan dalam suatu pelajaran tertentu. untuk mengetahui apakah murid-murid kita ini memperhatikan kita saat mengajar pelajaran tertentu atau tidak, guru bisa melakukan diskusi atau debat argumen supaya mereka mau mengeluarkan pendapatnya. memang tidak semua murid kita akan bisa berpendapat dengan baik, beberapa ada yang terkendala masalah komunikasi. namun, apapun respon mereka, pancing terus mereka untuk berpendapat dan hargai setiap pendapat yang mereka lontarkan. selain materi pembelajaran dapat mudah mereka fahami, kita juga mengajarkan mereka untuk berani berbicara dan menerima pendapat orang lain. hal ini merupakan dasar komunikasi yang baik untuk bekal murid-murid kita di masa depan.

Comments are closed.