Siswa Nakal

Siswa Nakal

Ketika Anda sudah berhasil menemukan apa yang sebenarnya melatarbelakangi kemarahan Anda dan membuat perubahan/perbaikan terhadap kondisi tersebut, lupakan semuanya. Bila terasa sulit, ingatlah bahwa rasa marah sebenarnya adalah upaya kita untuk melindungi diri. Untuk menyingkirkan rasa marah, cari rasa ‘sakit’ atau ‘takut’ yang ada di balik kemarahan tersebut. Bisa jadi penyebab sebenarnya adalah putri Anda yang menjadi terlalu sering bermain dengan teman-temannya, sehingga ia menjauh dari keluarga dan hal ini membuat Anda merasa sedih dan sakit hati. Atau mungkin penyebab Anda marah adalah kondisi tantrum putra Anda yang sebenarnya membuat Anda takut. Setelah Anda bisa mengatasi perasaan yang sebenarnya Anda rasakan, kemarahan Anda pun akan hilang.

Jika ini terus menerus terjadi, hal terburuk yang terjadi yaitu ia bisa benar-benar kehilangan kepercayaan dir. Ini ditandai dengan sikap dirinya yang murung, tidak berani melakukan sesuatu di depan umum karena takut salah. Memarahi hingga membentak si Anak di depan orang banyak hanya akan membuat dirinya malu lho, Ma. Meskipun Mama memiliki niat untuk memberitahukan hal baik kepadanya, harus diingat juga nih untuk tidak dengan cara membentaknya di depan. Usahakan juga untuk tidak menegur anak di depan orang lain, seperti kakak dan adiknya atau asisten rumah tangga. Untuk memastikan orangtua tidak menegur anak secara berlebihan, posisi berbicara yang nyaman.

Meminta bantuan kepada orang tua, mertua, atau pasangan sementara Ibu mengambil jam istirahat tentu bukanlah sesuatu yang salah. Justru hal tersebut baik agar Ibu tidak mudah ‘panas’ ketika menghadapi anak. Jangan lupa juga untuk meminta dukungan suami untuk mengurangi rasa lelah setiap harinya.

Jadi, ajaklah anak bicara tentang masalah yang sedang mengganggu pikiran, dan ajari ia mengekspresikan perasaannya tersebut dengan cara yang lebih baik,” kata Nelsen. Ketika anak merasa orangtua atau lingkungan tidak lagi menerimanya, kondisinya sudah berbahaya. Anak-anak bisa merasakan hal itu ketika selalu mendapatkan tekanan atau kemarahan dari orangtua. Seringnya membentak anak ternyata lebih rentan membuat anak memiliki gangguan kejiawaan. Perlu diketahui lagi, bahwa anak yang suka dibentak ternyata memudahkan anak mengalami depresi atau gangguan kecemasan yang menjadikannya sangat pendiam dan juga menurunnya konsentrasi. Jika sudah terlanjur seperti ini anak sudah pasti membutuhkan terapi psikologis secara berkala.

Saudariku, kisah di atas sengaja saya kutipkan agar ketika kita menghadapi masalah seperti itu, kita mau melakukan koreksi diri. Mungkinkah sikap seperti itu disebabkan oleh kesalahan kita , atau adakah faktor-faktor lain yang menyebabkannya seperti itu? Kita tidak mungkin dapat mempengaruhi atau merubah kepribadian adik Anda bila kita tidak mengetahui apa yang menyebabkan dia bersikap seperti itu.

Berbicara dengan anak tanpa membentak

Pahami semua itu, jangan jadikan ini pemantik untuk bertengkar setiap saat. Jika anak-anak dapat menunjukkan kasih sayang dan kepedulian mereka, tidak menutup kemungkinan suatu saat orangtua akan menjadi lebih terbuka pikirannya. Anak yang sering disikapi negatif akan membentuk cara pikir yang tidak optimal.

Comments are closed.